Bendera Tauhid Sepanjang Masa

Pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh sebagian orang memicu polemik yang luas, antara dua kubu; kubu yang mengecam dan kubu yang membela. Selain itu lebih banyak lagi jumlah manusia yang tidak peduli atau tidak tahu persoalan. Maka sebagaimana biasa, dalam setiap polemik yang muncul kami ingin mendapatkan pahala, ilmu dan persatuan. Oleh karena itu kami mengangkat tema “Bendera Tahudi Sepanjang Masa” agar kita mengetahui bagaimana sejatinya dakwah dan perjuangan Rasulullah saw dan kaitannya dengan kalimat tauhid dan bendera tauhid.

Rasulullah -Shalallahu alaihi wa salam- bersabda:

أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ، وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّ الإِسْلاَمِ، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ

Aku diperintah (oleh Allah) untuk memerangi manusia (kafir harbi) hingga mereka bersyahadat “أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ, menegakkan shalat dan membayar zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka mereka terlindung dariku, darah mereka dan harta mereka kecuali dengan hak Islam, sementara hisab mereka (di akhirat) kembali kepada Allah.” (HR. Bukhari, 25; Muslim, 32)

Pertanyaannya, apakah Rasulullah -Shalallahu alaihi wa salam- benar-benar mempuanyai bendera? Apakah bendera Rasululah saw bertuliskan kalimat tauhid?

Jawabannya ada di edisi ini. Selamat membaca dan nantikan edisi berikutnya yang tidak kalah menariknya yaitu tentang “Cara bijak dalam menilai murid” atau “Adil dan Rahmat dalam pendidikan”. [*]

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *