Cinta Tanah Air dan Nasionalisme

Cinta tanah air adalah fitrah, sebagaimana cinta kepada diri dan harta. Seluruh manusia memiliki kecintaan ini, tanpa melihat agamanya.

Tabiat mencintai ini lahir dari perasaan ikut memiliki, kemudian membanggakan, dan semangat mempertahankan. Inilah yang disebut dengan nasionalisme.

Di dalam agama Islam, jika negara kita diserang musuh, maka wajib bagi kita untuk berjihad membela negara ini dari serangan tersebut, dan wajib mengusir penjajah. Apalagi jika negeri tersebut memiliki keistimewaan, maka mencintainya adalah sebuah ibadah. Misalnya: Mekkah, Madinah, dan Baitul Maqdis. Cinta dan nasionalisme ini meningkat dari tabiat menjadi ibadah karena diperintah oleh Allah.

Berbeda jika cinta tanah air itu bertentangan dengan agama. Misalnya, kita diperintah untuk hijrah dan berjihad, tapi karena alasan cinta tanah air kita tidak mau hijrah, maka ini hukumnya haram. Allah mengancam orang-orang yang tidak mau hijrah karena lebih mencintai kampung halaman mereka, sebagaimana disebutkan dalam QS. An-Nisa’: 97-98

Begitu pula jika alasan cinta tanah air lalu kita menyebut bahwa para sahabat Nabi atau para Mujahidin dari bangsa Arab yang menyebarkan Islam keseluruhan penjuru dunia termasuk ke negeri kita misalnya, lalu kita sebut sebagai penjajah, maka ini adalah cinta jahiliyah.

Jadi cinta tanah air dan nasionalisme itu harus sesuai dengan ajaran Rasulullah -Shalallahu alaihi wa salam- supaya bernilai iman.

Maka, mari kita cinta tanah air karena Allah, dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan segala yang bisa membuatnya maju dan diberkahi oleh Allah, bukan dengan berkhianat atau bermaksiat yang dimurkai oleh Allah.

Marilah kita menjadi penerus yang baik bagi para pejuang kemerdekaan NKRI yang telah berjihad mengorbankan harta, jiwa, dan raga mereka untuk terbebasnya (kemerdekaan) bumi Pertiwi ini dari penjajah.

Semoga tema yang kita angkat kali ini bisa memahamkan, meluruskan, dan meneguhkan tekad kita dalam memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Aamiin. [*]

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *