Karakter Generasi Pemimpin

Setiap orang dan setiap bangsa pasti mengingikan seorang pemimpin yang kuat dan adil, yang dapat mengayomi, melayani, dan memakmurkan negara atau negerinya. Begitu besar jasa pemimpin yang adil dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan kemakmuran, hingga Nabi Muhammad -Shalallahu alaihi wa salam-

memuliakannya secara khusus dalam sabdanya:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ، يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الإِمَامُ العَادِلُ

Tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan-Nya, pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu: Imam yang adil…” (HR. Bukhari)

Di zaman kita sekarang ini Imam yang adil itu langka, misalnya dalam tataran negara, di tahun 2017 ini ada 204 negara: 196 yang diakui PBB, dan ditambah 8 negara lain yang masih ada masalah dengan negara induknya. Sekitar 50 negara diantaranya adalah negara Islam dengan kriteria 50% lebih dari penduduknya beragama Islam.

Jika dari semua negara di atas belum banyak pemimpin muslim yang adil, maka sesungguhnya ada karakter penting yang hilang dari diri seorang pemimpin. Oleh karena itu pada edisi kali ini kita angkat tema “Menguatkan karakter pemimpin”, yaitu “Yakin dan sabar”. [*]

Semoga bermanfaat.

Nantikan tema edisi depan tentang ORMAS Islam.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *