Memilih Guru dan Sekolah

Seorang ulamaTabi’in yang kesohor bernama Muhammad ibn Sirin berkata:

«إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ، فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ»

“Ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.” (HR. Muslim)
Atsar ini sangat penting dalam masalah menimba ilmu dan memilih guru. Bagi salaf shalih, tidak mungkin belajar agama kepada orang yang majhul (tidak diketahui manhaj dan pemahamannya), atau orang yang tidak ditazkiyah (direkomendasikan) oleh para ulama yang mulia, sebab ilmu ini adalah agama.
Dari sini kita mengerti bahwa orientasi keshalehan dan keselamatan adalah nomor satu bagi generasi rabbani di zaman dulu. Inilah agaknya yang hilang di zaman kitasekarang ini. Banyak orang tua memilihkan untuk anaknya guru yang terkenal atau kesohor meskipun ahli jauh dari sunnah, atau meskipun orang kafir sekalipun. Begitu pula banyak orang tua memilihkan sekolahan yang mahal dan terkenal meskipun tidak ada pembinaan akhlak islami dan akidah shahihah di dalamnya. Bahkan banyak orang tua tidak lagi peduli dengan agama, bagi mereka yang penting anaknya bisa sekolah yang bisa mengantarkannya untuk menjadi pegawai negri atau pejabat atau dokter atau apa saja dari jabatan dunia.
Di dalam edisi ini ada makalah yang patut dibaca oleh setiap orang tua yaitu “Seberapa Pentingkah Memilih Guru yang Sholeh dan Sekolah yang Layak”.
Semoga edisi depan bisa kita muat makalah berjudul “guru yang baik dan yang tidak baik”.
Kemudian perlu diketahui bahwa Yayasan Bina Masyarakat berusaha secara kongkrit membuka sekolah-sekolah atau pesantren-pesantren yang bagus dan guru-guru yang bagus dengan biaya semurah mungkin.

Semoga Allah I memberikan taufiq-Nya kepada kita. Aamiin.

 

Cover III-05

Pemesanan dan Keagenan :

Bagian Pemasaran:
0812 3133 8889
(Telp/ SMS/ WhatsApp)

*Pada Jam Kerja

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *