Presiden Baru Harapan Baru

Cover II-10Indonesia adalah negara yang memiliki potensi luar biasa, SDM-nya banyak dan SDA-nya melimpah. Jumlah penduduk usia kerja antara 2013-2020 diprediksi melonjak dari 174 juta orang menjadi 189 juta orang. Saat ini 50% Penduduk Indonesia berada di bawah usia 30 tahun. Kaum muda dengan tingkat pendidikan yang semakin tinggi dan fasih teknologi informasi adalah aset untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun beban Indonesia juga sangat berat: hutang luar negeri, pengangguran, kemiskinan, tekanan asing dalam hal politik, kebudayaan, pendidikan, dan hukum, eksploitasi asing terhadap berbagai tambang minyak dan emas, masalah ketidakpastian hukum, masalah kesehatan, bencana alam, korupsi, berkembangnya aliran Syiah (Syiah politik dan ideologi), Liberalisme, ISIS, dan menjamurnya berbagai aliran dan faham-faham sesat hingga merambah ke kampus-kampus, dan lain sebagainya.
Bagaimanapun, Nabi Muhammad -Shalallahu alaihi wasalam- mengajarkan kita untuk berpikir, bersikap, dan berperilaku optimisme (tafaul), husnuzhan kepada Allah dan berharap apa yang ada di sisi Allah swt. Nabi -Shalallahu alaihi wasalam- sangat menyukai al-fa`l yaitu kata-kata yang baik yang membuat hati manusia senang dan semangat, membuat jiwa manusia tertambat dengan harapan dan masa depan yang baik.
Nabi -Shalallahu alaihi wasalam- dalam masa paling sulit pun tetap optimis, dan menghibur sahabatnya, dan memantapkan pendirian para muridnya. Pada saat hijrah ke Madinah yang penuh dengan tantangan dan ancaman, Baginda Nabi -Shalallahu alaihi wasalam- tetap optimis. Pada saat Nabi -Shalallahu alaihi wasalam- di dalam gua Tsaur, sedang dikejar oleh orang-orang kafir yang ingin membunuhnya dan terlihat mereka berdiri di dekat mulut gua, Nabi -Shalallahu alaihi wasalam- berkata kepada Abu Bakar yang sangat mengkhawatirkan Nabi -Shalallahu alaihi wasalam-: “Tenanglah wahai Abu Bakar, dua orang, Allah-lah yang ketiganya (yang menemani mereka berdua)”
Pembaca yang mulia,
Meskipun kita tahu tantangan dan ancaman Indonesia sangat banyak dan cukup berat, namun kami tetap optimis sehingga dengan lantang kami mengatakan: “Presiden baru harapan baru.” Semoga umat Islam Indonesia, dakwah Islam, dan bangsa Indonesia di era baru ini memiliki nasib yang lebih baik. Aamiin.[*]
_________________
Pemesanan & Berlangganan:
08121338889 (jam kerja)
(Bpk. Farid Baarya)

Be the first to comment on "Presiden Baru Harapan Baru"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*